IQRA: Jurnal Pendidikan, Sains, dan Humaniora
http://jurnal.iai-assiddiq.ac.id/index.php/iqra
<div class="row align-items-center"> <div class="row align-items-start mb-4"> <div class="col-md-4 col-lg-3 mb-3 mb-md-0 text-center"><img class="img-fluid rounded shadow-sm" style="max-height: 250px; object-fit: cover;" src="https://jurnal.iai-assiddiq.ac.id/public/journals/1/cover_issue_9_id_ID.png" alt="Cover IQRA Journal" /></div> <div class="col-md-8 col-lg-9"> <p class="small" style="text-align: justify;">Jurnal IQRA merupakan jurnal pendidikan, Sains dan Humaniora. Terbitan jurnal ini secara berkala dan ilmiah (eISSN: <a class="text-decoration-none" href="https://portal.issn.org/resource/ISSN/2828-0555" target="_blank" rel="noopener"> 2828-0555</a>), menyajikan informasi-informasi terkini dan aktual di bidang pendidikan, sains dan humaniora melalui artikel-artikel yang berbasis penelitian lapangan maupun kajian literatur. Melalui terbitan-terbitan ini, Jurnal IQRA memiliki misi untuk mendistribusikan informasi serta mengembangkan ilmu pengetahuan khususnya di bidang pendidikan, sains dan humaniora. Jurnal IQRA menggunakan <em>Open Journal System</em> (OJS). Jurnal IQRA dapat diakses secara luas dan para peneliti dapat menyubmit hasil-hasil penelitian yang dikemas dalam bentuk artikel dengan mengikuti panduan yang telah disediakan oleh Jurnal IQRA.</p> </div> </div> </div> <table class="table table-condensed small"> <tbody> <tr> <td>Nama Jurnal</td> <td>:</td> <td class="fw-bold">IQRA: Jurnal Pendidikan, Sains, dan Humaniora</td> </tr> <tr> <td>Singkatan</td> <td>:</td> <td class="fw-bold">IQRA</td> </tr> <tr> <td>Editor</td> <td>:</td> <td class="fw-bold">Afifuddin Kadir, S.EI., M.E</td> </tr> <tr> <td>Penerbit</td> <td>:</td> <td class="fw-bold">LPPM Institut Agama Islam (IAI) As-Siddiq Kie Raha</td> </tr> <tr> <td>Frekuensi Terbitan</td> <td>:</td> <td class="fw-bold">Bianual (Februari dan Juli)</td> </tr> <tr> <td>Biaya Publikasi</td> <td>:</td> <td class="fw-bold text-success">Gratis</td> </tr> <tr> <td>Indeks</td> <td>:</td> <td class="fw-bold"><a class="text-decoration-none" href="https://scholar.google.com/citations?user=tvKOsiYAAAAJ&hl=en" target="_blank" rel="noopener">Google Scholar</a>, <a class="text-decoration-none" href="https://garuda.kemdiktisaintek.go.id/journal/view/47023" target="_blank" rel="noopener">Garuda</a></td> </tr> <tr> <td>Kontak</td> <td>:</td> <td class="fw-bold">editoriqra@iai-assiddiq.ac.id</td> </tr> </tbody> </table> <p> </p>LPPM IAI As-Siddiq Kie Raha Maluku Utaraid-IDIQRA: Jurnal Pendidikan, Sains, dan Humaniora2828-0555ANALISIS MEKANISME PENGHIMPUNAN DAN DISTRIBUSI ZAKAT FITRAH PADA MASYARAKAT DESA TOMALEHU BARAT
http://jurnal.iai-assiddiq.ac.id/index.php/iqra/article/view/77
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mekanisme penghimpunan dan distribusi zakat fitrah pada masyarakat Desa Tomalehu Barat. Zakat fitrah merupakan kewajiban ibadah yang memiliki dimensi sosial ekonomi signifikan dalam pemberdayaan masyarakat, khususnya di daerah yang mayoritas penduduknya beragama Islam. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif, dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan tokoh agama, amil zakat, serta mustahik, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mekanisme penghimpunan zakat fitrah di Desa Tomalehu Barat mayoritas dilakukan secara kolektif melalui badan amil zakat desa dan panitia hari raya yang dibentuk khusus. Proses ini meliputi pengumpulan beras atau uang tunai sebagai pengganti dari individu muzakki. Distribusi zakat fitrah difokuskan kepada delapan golongan mustahik yang berhak menerima, dengan prioritas utama pada fakir dan miskin di lingkungan desa tersebut. Mekanisme distribusi dilakukan secara langsung oleh panitia kepada penerima yang telah teridentifikasi, meskipun terkadang terdapat kendala dalam akurasi pendataan mustahik. Studi ini menyimpulkan bahwa meskipun terdapat beberapa tantangan dalam efektivitas pengumpulan dan pendataan mustahik, semangat keagamaan dan kekeluargaan masyarakat Tomalehu Barat menjadi pondasi kuat dalam pelaksanaan zakat fitrah, yang berperan penting dalam menjaga keseimbangan sosial ekonomi lokal.</p>Katarudin TiakolyFitri Abd Rasid
Hak Cipta (c) 2026 Katarudin Tiakoly, Fitri Abd Rasid
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-07-272026-07-2751UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA KATA SEDERHANA SISWA KELAS I MELALUI MEDIA KARTU HURUF DI SD NEGERI 65 KOTA TERNATE
http://jurnal.iai-assiddiq.ac.id/index.php/iqra/article/view/88
<p>Penelitian ini bertujuan meningkatkan kemampuan membaca kata sederhana pada siswa kelas I SD Negeri 65 Kota Ternate melalui penggunaan media kartu huruf. Masalah awal berupa kesulitan mengenali dan membedakan lambang huruf, menggabungkan suku kata, serta membaca kata utuh. Penelitian menggunakan pendekatan penelitian tindakan kelas (PTK) kolaboratif terhadap 23 siswa, dilaksanakan dalam dua siklus dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data meliputi tes lisan membaca, observasi aktivitas siswa dan guru, dokumentasi, serta catatan lapangan. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Nilai rata-rata kelas yang dilaporkan meningkat dari 54,91 pada prasiklus menjadi 68,70 pada siklus I dan 87,83 pada siklus II. Aktivitas belajar siswa juga dilaporkan lebih baik pada siklus II, terutama dalam keberanian membaca, keterlibatan kelompok, dan komunikasi selama pembelajaran. Hasil ini menunjukkan perbaikan kemampuan membaca selama penerapan media kartu huruf. Namun, laporan distribusi interval nilai dan pernyataan ketuntasan pada naskah skripsi perlu dikonfirmasi terhadap daftar nilai individu sebelum artikel digunakan sebagai laporan final.</p>Feriyani Maryan Tanimbar
Hak Cipta (c) 2026 Feriyani Maryan Tanimbar
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-07-272026-07-2751TANTANGAN DAN PELUANG SERTIFIKASI HALAL SELF-DECLARE BAGI USAHA MIKRO KECIL (UMK) DI KOTA TERNATE
http://jurnal.iai-assiddiq.ac.id/index.php/iqra/article/view/75
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tantangan dan peluang UMK di Kota Ternate dalam menerapkan sertifikasi halal melalui skema <em>self-declare</em>. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UMK menghadapi beberapa kendala seperti minimnya tingkat pemahaman pelaku usaha tentang manfaat, prosedur, dan urgensi sertifikat halal, ditambah dengan keterbatasan literasi digital untuk mengakses aplikasi SIHALAL, menjadi faktor penghambat utama dalam penyerapan kuota program SEHATI. Persepsi keliru bahwa produk sudah otomatis halal tanpa sertifikasi, minimnya sosialisasi yang kontekstual, serta kompleksitas teknologi pendaftaran semakin memperburuk rendahnya partisipasi. Di sisi lain, program SEHATI menawarkan peluang besar bagi UMK untuk memperoleh sertifikat halal secara gratis, mudah, dan cepat, sekaligus meningkatkan kepercayaan konsumen dan daya saing produk di pasar lokal maupun internasional</p>Marfitriyana SumarjanAfifuddin Kadir
Hak Cipta (c) 2026 Marfitriyana Sumarjan, Afifuddin Kadir
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-07-272026-07-2751MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PKn MATERI HIDUP RUKUN MELALUI PENERAPAN MEDIA GAMBAR PADA SISWA KELAS II SD NEGERI 67 HALMAHERA SELATAN
http://jurnal.iai-assiddiq.ac.id/index.php/iqra/article/view/86
<p>Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penerapan media gambar untuk meningkatkan hasil belajar Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) pada materi hidup rukun siswa kelas II SD Negeri 67 Halmahera Selatan. Penelitian menggunakan penelitian tindakan kelas dengan tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi dalam dua siklus. Berdasarkan rekapitulasi hasil, data evaluasi mencakup 20 siswa. Teknik pengumpulan data terdiri atas tes hasil belajar, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil menunjukkan rata-rata kelas meningkat dari 62 pada prasiklus menjadi 72 pada siklus I dan 85 pada siklus II. Ketuntasan klasikal meningkat dari 35% menjadi 60%, kemudian mencapai 90%, dengan batas ketuntasan 70. Pada siklus II, siswa lebih aktif memperhatikan gambar, menjelaskan contoh hidup rukun, dan bekerja sama dalam kegiatan pembelajaran. Temuan tersebut menunjukkan bahwa pembelajaran berbantuan gambar yang disertai diskusi dan penguatan dapat mendukung perbaikan hasil belajar PKn dalam konteks kelas yang diteliti. Penafsiran hasil dibatasi oleh desain penelitian tindakan kelas dan ketidaklengkapan skor individual dalam naskah sumber.</p>RITNA NAJIB
Hak Cipta (c) 2026 RITNA NAJIB
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-07-272026-07-2751BUDAYA JOGET (BARONGGENG) PEREMPUAN BERHIJAB KAJIAN KONTEMPORER PADA MASYARAKAT KELURAHAN KASTELA KECAMATAN PULAU TERNATE KOTA TERNATE 2026
http://jurnal.iai-assiddiq.ac.id/index.php/iqra/article/view/73
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna budaya joget (<em>baronggeng</em>) bagi masyarakat Kelurahan Kastela, mengkaji konstruksi identitas perempuan berhijab yang berpartisipasi dalam praktik baronggeng, serta menjelaskan proses negosiasi antara budaya lokal dan nilai-nilai Islam dalam masyarakat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya baronggeng tetap dimaknai sebagai identitas budaya lokal yang memperkuat solidaritas sosial dan menjadi media pewarisan nilai antargenerasi. Keterlibatan perempuan berhijab dalam praktik baronggeng mencerminkan proses negosiasi identitas antara budaya lokal dan identitas keagamaan, di mana hijab tidak dipahami sebagai penghalang terhadap partisipasi budaya, melainkan sebagai simbol religius yang hidup berdampingan dengan tradisi lokal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa budaya joget (baronggeng) di Kelurahan Kastela mengalami transformasi tanpa kehilangan nilai-nilai dasarnya. Tradisi tersebut menjadi ruang dialog antara budaya lokal dan nilai-nilai Islam serta menghasilkan bentuk identitas sosial yang adaptif terhadap dinamika masyarakat kontemporer. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan kajian antropologi budaya, sosiologi agama, dan studi gender, sekaligus menjadi masukan bagi upaya pelestarian budaya lokal yang inklusif dan berkelanjutan.</p>Astriyani A. PapuanganSuhardi MuhammadNurmi Budiman
Hak Cipta (c) 2026 Astriyani A. Papuangan, Suhardi Muhammad, Nurmi Budiman
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-07-272026-07-2751PENGARUH METODE EKSPERIMEN TERHADAP HASIL BELAJAR IPA PADA KONSEP PERUBAHAN WUJUD BENDA SISWA KELAS V SD NEGERI WAIMAN
http://jurnal.iai-assiddiq.ac.id/index.php/iqra/article/view/84
<p>Penelitian ini bertujuan menganalisis perubahan hasil belajar IPA siswa kelas V SD Negeri Waiman Kabupaten Kepulauan Sula setelah pembelajaran menggunakan metode eksperimen pada materi perubahan wujud benda. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pra-eksperimen one-group pretest–posttest. Subjek penelitian berjumlah 15 siswa, terdiri atas 10 laki-laki dan 5 perempuan. Data dikumpulkan melalui tes pilihan ganda sebelum dan sesudah perlakuan, disertai dokumentasi. Berdasarkan data skripsi, rata-rata pretest sebesar 34,66 dan rata-rata posttest sebesar 77,33, sehingga terdapat kenaikan sebesar 42,67 poin. Seluruh siswa mencapai nilai minimal 70 pada posttest, sedangkan sebelum perlakuan tidak ada yang mencapai nilai tersebut. Hasil uji normalitas Lilliefors dilaporkan memenuhi kriteria normalitas, dan uji t dalam skripsi melaporkan nilai t hitung 26,67 melebihi t tabel 2,145. Temuan menunjukkan peningkatan hasil belajar setelah penerapan metode eksperimen. Namun, karena tidak ada kelompok kontrol, peningkatan ini tidak dapat diatribusikan semata-mata kepada perlakuan tanpa mempertimbangkan faktor lain.</p>Faradila Liamanu
Hak Cipta (c) 2026 Faradila Liamanu
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-07-272026-07-2751IMPLEMENTASI SISTEM BAGI HASIL AKAD MUSAQAH PADA PETANI KELAPA DITINJAU DARI ILMU EKONOMI SYARI’AH (Studi Kasus di Kecamatan Oba, Kota Tidore Kepulauan)
http://jurnal.iai-assiddiq.ac.id/index.php/iqra/article/view/78
<p>Penelitian ini membahas implementasi sistem bagi hasil akad musaqah pada petani kelapa di Kecamatan Oba, Kota Tidore Kepulauan, ditinjau dari perspektif ilmu ekonomi syari’ah. Akad musaqah merupakan bentuk kerja sama antara pemilik kebun dan pengelola dalam pemeliharaan tanaman, dengan imbalan berupa bagian tertentu dari hasil yang diperoleh. Praktik kerja sama semacam ini banyak dilakukan oleh masyarakat yang memiliki lahan perkebunan tetapi tidak dapat mengelolanya secara langsung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan sistem bagi hasil pada usaha perkebunan kelapa, bentuk kesepakatan antara pemilik kebun dan pengelola, serta kesesuaiannya dengan prinsip ekonomi syari’ah.</p> <p>Penelitian ini menggunakan metode penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi kepada pihak-pihak yang terlibat dalam kerja sama pengelolaan kebun kelapa. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian dalam draf ini menunjukkan bahwa kerja sama pengelolaan kebun kelapa dilakukan berdasarkan kesepakatan antara pemilik kebun dan pengelola, terutama berkaitan dengan pembagian hasil panen dan tanggung jawab pengelolaan kebun. Dalam perspektif ekonomi syari’ah, praktik tersebut pada dasarnya dapat dikategorikan sebagai kerja sama yang mendekati akad musaqah apabila memenuhi rukun dan syarat akad, dilakukan atas dasar kerelaan kedua belah pihak, pembagian hasil ditentukan secara jelas, dan tidak mengandung unsur ketidakadilan, gharar, maupun eksploitasi. Namun, kejelasan mengenai akad, tanggung jawab biaya, serta mekanisme pembagian hasil perlu diperhatikan agar pelaksanaan kerja sama benar-benar sesuai dengan prinsip syari’ah.</p>Sahril R. Torano
Hak Cipta (c) 2026 Sahril R. Torano
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-07-272026-07-2751MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPAS MATERI DAUR AIR MELALUI MODEL PROJECT BASED LEARNING (PjBL) PADA SISWA KELAS V SD NEGERI 58 KOTA TERNATE
http://jurnal.iai-assiddiq.ac.id/index.php/iqra/article/view/89
<p>Penelitian ini bertujuan meningkatkan hasil belajar IPAS materi daur air melalui penerapan model Project Based Learning (PjBL) pada siswa kelas V SD Negeri 58 Kota Ternate. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dua siklus, masing-masing mencakup perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 19 siswa. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Berdasarkan abstrak jurnal sumber, nilai rata-rata meningkat dari 57,89 pada pra-siklus menjadi 68,42 pada Siklus I dan 80,53 pada Siklus II. Ketuntasan pra-siklus sebesar 21,05% (4 siswa), meningkat menjadi 63,16% (12 siswa) pada Siklus I, lalu 94,74% (18 siswa) pada Siklus II. Temuan menunjukkan adanya perbaikan hasil belajar seiring pelaksanaan dan penyempurnaan pembelajaran berbasis proyek. Namun, rekap jumlah siswa tuntas pada Siklus I di bagian lain jurnal menyebut 11 siswa; angka tersebut perlu diverifikasi terhadap lembar nilai sebelum artikel diterbitkan.</p>Nurlifa Haimia
Hak Cipta (c) 2026 Nurlifa Haimia
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-07-272026-07-2751KONSEPTUALISASI MODEL MANAJEMEN TRANSFORMASI DIGITAL BERBASIS ARTIFICIAL INTELLIGENCE UNTUK KETAHANAN BISNIS UMKM
http://jurnal.iai-assiddiq.ac.id/index.php/iqra/article/view/76
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengkonseptualisasikan sebuah model manajemen transformasi digital berbasis <em>Artificial Intelligence</em> (AI) bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) guna meningkatkan ketahanan bisnis. Tantangan yang dihadapi UMKM dalam adaptasi digital, terutama di tengah ketidakpastian ekonomi, mendorong perlunya strategi yang inovatif dan terstruktur. Studi ini mengadopsi pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus pada beberapa UMKM terpilih, didukung oleh tinjauan literatur mendalam. Instrumen pengumpulan data meliputi wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen. Hasil penelitian mengidentifikasi empat pilar utama dalam model yang diusulkan: adopsi teknologi AI yang strategis, pengembangan kapabilitas digital sumber daya manusia, integrasi data untuk pengambilan keputusan yang cerdas, dan adaptasi proses bisnis yang fleksibel. Penerapan AI, seperti analisis prediktif dan personalisasi layanan pelanggan, terbukti secara signifikan memperkuat kemampuan UMKM dalam merespons perubahan pasar dan menghadapi guncangan eksternal. Model konseptual ini menawarkan kerangka kerja praktis bagi UMKM untuk mengimplementasikan transformasi digital berbasis AI, sehingga dapat meningkatkan kelincahan operasional dan ketahanan bisnis dalam jangka panjang.</p>Juma LuangeRadina Idris
Hak Cipta (c) 2026 Juma Luange, Radina Idris
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-07-272026-07-2751IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN DEEP LEARNING UNTUK MENINGKATKAN LITERASI SAINS SISWA KELAS III SD NEGERI YEISOWO HALMAHERA TENGAH
http://jurnal.iai-assiddiq.ac.id/index.php/iqra/article/view/87
<p>Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan perubahan literasi sains siswa kelas III SD Negeri Yeisowo, Halmahera Tengah, sebelum dan sesudah pelaksanaan pembelajaran mendalam (deep learning). Penelitian memakai pendekatan kuantitatif dengan desain satu kelompok pretest–posttest dan melibatkan 27 siswa. Pembelajaran memadukan pengamatan fenomena di lingkungan sekolah, eksplorasi konsep, penyelidikan sederhana, diskusi, presentasi dan refleksi. Data utama diperoleh melalui tes literasi sains; dokumen penelitian juga menyebut observasi, angket konsentrasi, dan tes prestasi IPA. Rata-rata pretest literasi sains sebesar 57,63 meningkat menjadi 84,15 pada posttest, atau naik 26,52 poin. Standar deviasi turun dari 9,84 menjadi 7,25. Hasil uji t berpasangan yang dilaporkan dalam skripsi menunjukkan t = −15,482 dan p < 0,001. N-Gain dilaporkan sebesar 0,63 (kategori sedang). Hasil ini menunjukkan adanya peningkatan skor literasi sains setelah pembelajaran. Karena penelitian tidak menggunakan kelompok kontrol, perubahan tidak dapat diatribusikan secara kausal kepada perlakuan saja. Terdapat perbedaan informasi tentang jumlah peserta dan jumlah pertemuan pada beberapa bagian skripsi yang perlu diverifikasi sebelum publikasi.</p>Sariyanti Majid
Hak Cipta (c) 2026 Sariyanti Majid
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-07-272026-07-2751PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF LEARNING TIPE JIGSAW UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PJOK DENGAN MATERI TENDANGAN T PENCAK SILAT DI SMP MUHAMMADIYAH 1 KOTA TERNATE
http://jurnal.iai-assiddiq.ac.id/index.php/iqra/article/view/74
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw terhadap hasil belajar teknik tendangan T pencak silat siswa di SMP Muhammadiyah 1 Kota Ternate. Metode yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan desain siklus berulang, terdiri dari siklus I dan siklus II. Data diperoleh melalui observasi, tes hasil belajar, dan dokumentasi aktivitas siswa. Pada prasiklus, hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata aspek kognitif, afektif, dan psikomotor masih rendah, dengan distribusi nilai mayoritas siswa berada di kategori cukup baik dan kurang baik. Setelah pelaksanaan siklus I dan dilanjutkan dengan siklus II serta perbaikan berdasarkan refleksi, terjadi peningkatan signifikan, dimana rata-rata aspek kognitif meningkat menjadi 83,9, aspek afektif 79,6, dan aspek psikomotor 62. Distribusi nilai menunjukkan bahwa sebagian besar siswa mencapai kategori sangat baik. Hasil ini menunjukkan bahwa model Jigsaw efektif meningkatkan hasil belajar dan karakter siswa dalam pembelajaran teknik tendangan T pencak silat. Disarankan agar guru dapat menerapkan model ini secara konsisten dan berkelanjutan guna meningkatkan kualitas hasil belajar siswa.</p>NURDIANA MANOPO
Hak Cipta (c) 2026 NURDIANA MANOPO
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-07-272026-07-2751DAMPAK PENGGUNAAN GADGET SISWA KELAS IV TERHADAP PRESTASI BELAJAR DI SDN 148 KABUPATEN HALMAHERA SELATAN
http://jurnal.iai-assiddiq.ac.id/index.php/iqra/article/view/85
<p>Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pola penggunaan gadget oleh siswa kelas IV, dampak positif dan negatif yang dirasakan dalam pembelajaran, serta peran sekolah dan orang tua dalam pendampingan penggunaan gadget di SDN 148 Kabupaten Halmahera Selatan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian lapangan. Sumber data utama adalah 25 siswa kelas IV, didukung informasi guru, kepala sekolah, dan orang tua. Pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan angket, dengan analisis berupa reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil menunjukkan 6 siswa (24%) menggunakan gadget kurang dari dua jam sehari, 11 siswa (44%) selama dua hingga empat jam, dan 8 siswa (32%) lebih dari empat jam. Tujuan penggunaannya didominasi bermain gim (40%), menonton video (28%), dan media sosial (20%), sedangkan belajar (12%). Penggunaan edukatif memberi peluang akses informasi dan pembelajaran mandiri, sementara pemakaian berlebihan dikaitkan dengan gangguan konsentrasi dan berkurangnya waktu belajar. Pengawasan sekolah dan orang tua berperan penting dalam mengarahkan penggunaan yang lebih seimbang. Temuan bersifat deskriptif dan tidak membuktikan hubungan sebab-akibat secara statistik.</p>Lestari S. Nurtaba
Hak Cipta (c) 2026 Lestari S. Nurtaba
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-07-272026-07-2751PENERAPAN PANCASILA DALAM BIMBINGAN KONSELING ISLAM DI PERGURUAN TINGGI
http://jurnal.iai-assiddiq.ac.id/index.php/iqra/article/view/79
<p>Pancasila merupakan dasar negara atau pedoman hidup bangsa Indonesia berbagai agama, suku, budaya, bahasa, dan adat istiadat yang mampu mempertahankan perbedaan - perbedaan tersebut sampai saat ini sehingga penguatan Pendidikan Pancasila terus berkesinambungan dari setiap jenjang Pendidikan, kemudian dari penjelasan tersebut juga Pancasila merupakan sebagai ideologi dasar negara, secara eksplisit mengajarkan atau membimbingan dari sikap, perilaku, etika, dalam kehidupan sehari - hari untuk saling menghargai dan menghormati satu sama lain. Perguruan Tinggi merupakan jenjang terakhir yang dilewati individu dalam pendidikan formal, di mana proses pembelajaran di Perguruan Tinggi (disingkat PT) bila dibandingkan dengan sekolah menengah sangat berbeda. Tanggung jawab belajar hampir seluruhnya diberikan kepada mahasiswa, pengajar atau dosen hanya memberikan dasar-dasar pengetahuan saja, dan mahasiswa dituntut untuk belajar mandiri.</p> <p>Penulis menggunakan metode studi literatur yaitu dengan cara membaca dan mencari baik dari buku, jurnal, undang-undang maupun sumber literatur lain yang relevan. dengan permasalahan yang memuat didalam jurnal ini. Kegiatan penulisan jurnal ini dilaksanakan untuk menghasilkan dan menguji teori yang sebelumnya. sudah ada. Penerapan nilai-nilai Pancasila dalam bimbingan dan konseling Islam di perguruan tinggi memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk mahasiswa yang berkarakter, berakhlak mulia, dan bertanggung jawab. Di lingkungan perguruan tinggi, penerapan Pancasila dalam layanan bimbingan dan konseling Islam dapat diwujudkan melalui pemberian layanan yang menghargai keberagaman, menjunjung tinggi nilai kemanusiaan, menumbuhkan semangat persatuan, mengedepankan musyawarah dalam penyelesaian masalah, serta mendorong terciptanya keadilan bagi seluruh mahasiswa tanpa diskriminasi.</p>Djono Muin
Hak Cipta (c) 2026 Djono Muin
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-07-272026-07-2751PENINGKATAN KEAKTIFAN BELAJAR ILMU PENGETAHUAN SOSIAL (IPS) MENGGUNAKAN MODEL KOOPERATIF TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) PADA SISWA KELAS V SD NEGERI 59 KOTA TERNATE
http://jurnal.iai-assiddiq.ac.id/index.php/iqra/article/view/90
<p>Penelitian ini bertujuan meningkatkan keaktifan peserta didik pada pembelajaran IPS melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) di kelas V SD Negeri 59 Kota Ternate. Penelitian menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dalam dua siklus yang masing-masing meliputi perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 30 peserta didik, terdiri atas 16 laki-laki dan 14 perempuan. Data diperoleh melalui lembar observasi keaktifan peserta didik dan observasi keterlaksanaan model TGT serta dianalisis secara deskriptif kuantitatif menggunakan persentase. Hasil observasi menunjukkan keaktifan peserta didik pada Siklus I sebesar 76,84% (baik) dan meningkat menjadi 91,58% (sangat baik) pada Siklus II. Keterlaksanaan model TGT meningkat dari 68,00% (baik) menjadi 92,00% (sangat baik). Hasil tersebut menunjukkan adanya peningkatan keaktifan peserta didik sejalan dengan perbaikan pelaksanaan pembelajaran TGT antar-siklus.</p>MAGFIRA ISWAN
Hak Cipta (c) 2026 MAGFIRA ISWAN
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-07-272026-07-2751