IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN DEEP LEARNING UNTUK MENINGKATKAN LITERASI SAINS SISWA KELAS III SD NEGERI YEISOWO HALMAHERA TENGAH
Kata Kunci:
pembelajaran mendalam; literasi sains; IPA sekolah dasar; pretest–posttest; Halmahera TengahAbstrak
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan perubahan literasi sains siswa kelas III SD Negeri Yeisowo, Halmahera Tengah, sebelum dan sesudah pelaksanaan pembelajaran mendalam (deep learning). Penelitian memakai pendekatan kuantitatif dengan desain satu kelompok pretest–posttest dan melibatkan 27 siswa. Pembelajaran memadukan pengamatan fenomena di lingkungan sekolah, eksplorasi konsep, penyelidikan sederhana, diskusi, presentasi dan refleksi. Data utama diperoleh melalui tes literasi sains; dokumen penelitian juga menyebut observasi, angket konsentrasi, dan tes prestasi IPA. Rata-rata pretest literasi sains sebesar 57,63 meningkat menjadi 84,15 pada posttest, atau naik 26,52 poin. Standar deviasi turun dari 9,84 menjadi 7,25. Hasil uji t berpasangan yang dilaporkan dalam skripsi menunjukkan t = −15,482 dan p < 0,001. N-Gain dilaporkan sebesar 0,63 (kategori sedang). Hasil ini menunjukkan adanya peningkatan skor literasi sains setelah pembelajaran. Karena penelitian tidak menggunakan kelompok kontrol, perubahan tidak dapat diatribusikan secara kausal kepada perlakuan saja. Terdapat perbedaan informasi tentang jumlah peserta dan jumlah pertemuan pada beberapa bagian skripsi yang perlu diverifikasi sebelum publikasi.
Unduhan
Referensi
Abidin, Y., Mulyati, T., & Yunansah, H. (2021). Pembelajaran literasi: Strategi meningkatkan kemampuan literasi sains dan numerasi. Bumi Aksara.
Aditomo, A., & Klieme, E. (2020). Forms of inquiry-based science instruction and their relations with learning outcomes. International Journal of Science Education, 42(15), 2571–2591.
Arends, R. I. (2020). Learning to teach (11th ed.). McGraw-Hill.
Darling-Hammond, L., Flook, L., Cook-Harvey, C., Barron, B., & Osher, D. (2020). Implications for educational practice of the science of learning and development. Applied Developmental Science, 24(2), 97–140.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2024). Panduan pembelajaran dan asesmen Kurikulum Merdeka. Jakarta: Kemendikbudristek.
OECD. (2020). PISA 2018 results: What students know and can do. OECD Publishing.
Sahira, N., Mahanal, S., & Corebima, A. D. (2025). Citizen science project-based deep learning to improve students’ scientific literacy and digital literacy. Jurnal Inovasi Pendidikan IPA, 11(1), 35–50.
Senisum, A., & Wahyudi, A. (2025). Implementasi pembelajaran Deep Learning dalam meningkatkan literasi sains peserta didik sekolah dasar. Panthera: Jurnal Ilmiah Pendidikan Sains dan Terapan, 5(1), 15–27.
Suastra, I. W. (2021). Local wisdom in science education. Journal of Physics: Conference Series, 1810(1), 012051.
Sugiyono. (2021). Metode penelitian pendidikan: Pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Tan, O. S. (2021). Problem-based learning and deep learning. Educational Research for Policy and Practice, 20(2), 151–168.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Sariyanti Majid

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.




